Tradisi Perayaan Festival Kue Bulan

Diposting pada
Perayaan Festival Kue Bulan

Tradisi Perayaan Festival Kue Bulan – Pada kesempatan ini, ramalanshio.com akan kami sampaikan agar kalian dapat mengetahui secara lengkap tentang asal muasal sehingga adanya tradisi perayaan festival kue bulan. Ada yang tau tentang Kue Bulan ? Makanan yang satu ini memang bukan lah makanan yang umum. Karena kue bulan hanya disajikan hanya pas festival kue bulan. Akan tetapi sekarang ini beberapa jenis kue bulan juga sudah mulai bisa kamu dapatkan. Akan tetapi untuk perayaan nya sendiri adalah setiap tahun pada tanggal 15  bulan 8 pada penanggalan imlek, Festival perayaan kue bulan 2019 akan dirayakan pada tanggal 13 September 2019. Nah dibawah ini kami akan bahas lebih lanjut tentang Festival kue bulan ini :

Apa itu Kue Bulan ?

Kue bulan memang pada bulan tertentu sering akrab di telinga kita. Nah terus apa sih sebenarnya kue bulan itu ? Kue bulan merupakan makanan tradisional dari orang tionghoa. Mereka selalu menyajikan kue ini pada perayaan musim gugur setiap tahunnya. Seperti telah di katakan diatas, Festival kue bulan selalu dirayakan pada tanggal 15 bulan 8 setiap tahunnya sesuai dengan penanggalan Imlek. di Indonesia sendiri kue bulan dalam bahasa Hokkian di sebut tiong chiu pia, dan untuk orang hakka / khek disebut nyiat ko.

Kue ini dibentuk bulat yang melambangkan sebagai sebuah keutuhan serta kesatuan. Sekarang ini terdapat berbagai varian rasa dari Kue bulan. Mulai dari Lotus, kuning telur, sampai dengan kopi dan duren. Akan tetapi pada jaman dahulu, isi dari kue bulan adalah kacang.

Makna Perayaan Kue Bulan

Di negeri asalnya, China, moon cake festival telah menjadi perayaan yang istimewa untuk menyambut musim gugur. Perayaan Kue bulan hampir sama dengan imlek. Dalam tradisi nya, semua anggota keluarga akan berkumpul dan menyantap kue bulan. Bahkan terkadang saudara jauh juga berkumpul dan merayakan kebersamaan ini. Lebih lengkapnya nanti akan kita bahas mengenai asal muasal perayaan Kue Bulan dibawah ini.

Asal Usul Perayaan Kue Bulan / Moon Cake / Tiong Ciu Pia

Festival Perayaan Kue Bulan ( Moon Cake Festival ) dirayakan setiap tanggal 15 bulan 8 setiap tahunnya. Pada tahun 2019 ini Festival perayaan kue bulan 2019 akan dirayakan pada tanggal 13 September 2019. Banyak sekali cerita / legenda yang mewarnai hari perayaan kue bulan ini. Asal usul perayaan kue bulan adalah karena dirayakan pada pertengahan musim gugur. Dimana pada waktu dahulu para petani merayakan hasil panen yang berlimpah dengan suasana hati yang happy. Perayaan ini sudah dilakukan pada Dinasti Qin 221 – 206 SM. Perayaan saat itu adalah mereka akan berkumpul pada malam hari dang menikmati pemandangan indahnya bulan sambil bernyanyi dan sambil minum arak.

Orang Zaman dahulu membagi Perayaan Festival Kue Bulan menjadi 3 bagian utama :

  1. Tanggal 14 bulan 8 imlek : Mereka akan berpesta menyambut kedatangan bulan purnama
  2. Tanggal 15 bulan 8 imlek : Mereka akan menikmati pemandangan bulan purnama
  3. Tanggal 16 bulan 8 imlek : Mereka akan berpesta mengejar bulan purnama.

Festival Kue Bulan sendiri banyak sekali cerita dan legenda yang tak terduga. Pada intinya orang zaman dahulu sering melihat bulan yang terang di langit. Bulat bundar dan berwarna putih kuning. Oleh sebab itu mereka membuat kue untuk dimakan dan seperti berbentuk bulan. Ada juga yang mengaitkan perayaan Mooncake dengan Dewi Bulan. Mereka mempersembahkan makanan dan buah buahan khususnya kue bulan kepada dewi Bulan Chang’E.

Dongeng terkait Festival Kue Bulan

Dongeng paling populer adalah pada masa pemerintahan kaisar Yao. Dahulu kata terdapat seorang pemanah ulung yang bernama Hou Yi. Pada zaman dahulu di katakan bahwa terdapat 10 Matahari yang secara silih berganti mengitari bumi. Akan tetapi di suatu waktu, ke 10 matahari tersebut muncul bersamaan dan menyinari bumi. Sehingga suhu bumi saat itu sangatlah panas.  Kaisar Yao pada saat itu, memerintahkan Hou Yi untuk memanah 9 matahari dan menyisahkan 1 matahari. Atas titah kaisar, Hou Yi pun berhasil dan diberi hadiah berupa pil keabadian.

Pada saat itu, terdapat penjahat yang ingin mencuri pil keabadian Hou Yi. Chang Er yang merupakan istri Hou Yi berhasil mencegah pencuri untuk mengambil pil keabadian tersebut. Chang Er menelan pil keabadian tersebut dan tiba tiba ia dapat terbang. Hou Yi mendapati istri nya terbang ke langit menuju bulan. Dan untuk menghargai pengorbanan Chang Er mereka melakukan sembahyang kue bulan. Masyarakat merayakan Festival Kue Bulan (moon­cake) dan mempersembahkan kue yang manis dn buah buahan. Konon, hingga kini dipercaya bahwa selama pertengahan musim gugur, saat bulan bulat penuh dan bersinar benderang, tampak siluet bayangan Chang Er, yang kemudian dikenal sebagai Dewi Bulan.

Gambar Gravatar
Memberikan Informasi mengenai Ramalan Shio Dan Ramalan Bintang Zodiak untuk semua yang masih meyakini adanya ramalan. Apabila anda mengutip isi dari blog ini. Harap disertakan juga link dari blog ini. Terima kasih